Rabu, 11 Februari 2009

.....in.transitions....

...sebenernya rada gak niat nulis ni...

Still working on my final task and personal goal (1 book @month)...

Oh yeah, and I've already finished 2 more books.. So far, I've got 4 books (out of 12) and still counting! Yap... padahal baru Februari... 

Beberapa minggu yang lalu habis nyelesai in Michaelangelo's Secret. Got nothing to say but 'cheap-unthrilling version of DaVinci Code'. Nemu buku itu di rak, ortu beli waktu jaman boomingnya DaVinci Code. Habis kelar Michaelangelo's Secret, langsung baca Winter and Night (S.J. Rozan). Cukup menarik, tapi alurnya cukup lambat. Semodel Mystic River versi buku (belum baca novelnya), penokohan yang (cukup?) kuat, dengan alur lambat cenderung bertele-tele di depan. Oh ya, buku ini juga nemu di rak buku. Ortu yang beli bbrapa tahun lalu...

Sekarang lagi baca After Dark - Haruki Murakami. Love it!! Bukan cuma karena deskripsi tokoh utama (Mari Asai) yang sooo... me??! (gr an bgt..), tapi juga setting cerita yang absurd dan aneh.. Kehidupan Tokyo pada after dark (periode tengah malem - menjelang pagi, kira-kira jam 11/12 - 5). Yang bikin gw suka adalah karakter-karakternya yang 'sepi', ditambah nuansa bukunya yang suram. Highly recommended dibaca pada periode waktu after dark.. Novelnya cukup tipis, cuman 200-an halaman (ebook, dapet via 4shared...). Pengen beli versi cetaknya tapi mahal, di Periplus 105.000 IDR (cuman buat sekitar 200-an halaman...).  

Kalo ada duit pengennya sih beli Time-Traveller's Wife sama Lolita (paket kombo sekitar 100K IDR)... Makanya diam-diam menantikan duit upah asisten yang belom turun, hehe...

....(~~").....

Minggu, 01 Februari 2009

resensi: the curious case of Benjamin Button

My name is Benjamin Button, and I was born under unusual circumstances. While everyone else was agin', I was gettin' younger... all alone...

And so begins The Curious Case of Benjamin Button... Cerita tentang kehidupan Benjamin Button yang ajaib, - lahir dengan usia 80 tahun, dan semakin lama semakin muda... Dari masa 'kecilnya' di panti jompo New Orleans, petualangannya dalam perang, sampai kisah cintanya dengan Daisy, yang dikenalnya sejak 'kecil'.. 


My fault, awalnya saya mengharapkan sebuah cerita yang misterius dengan twist luarbiasa di endingnya... Apalagi melihat nama David Fincher dan Brad Pitt (ingat Fight Club? Se7en?). Tapi ternyata ekspektasi saya yang terlalu berlebihan itu salah... Hehe, ini spoiler buat yang mengharapkan kejutan di akhir film juga seperti saya..

Sebenarnya opening film ini cukup menarik, mengenai pembuat jam yang berusaha mengembalikan anaknya yang telah meninggal (dengan cara membuat jam yang berjalan terbalik). Pada beberapa bagian film, seperti urutan adegan ketika Daisy tertabrak mobil, disajikan sangat menarik. Penuh dengan berbagai 'and while' serta 'if'.. 

Secara keseluruhan, The Curious Case memang film dengan kelas Oscar. Brad Pitt mungkin cukup pantas masuk nominasi aktor terbaik (tapi rasanya tidak semenarik Ewan McGregor di Big Fish. apalagi Tom Hanks..). Cate Blanchett menakjubkan seperti biasa. Scoring nya luarbiasa (ini yang bener-bener saya suka dari film ini). Tapi tipikal ceritanya bukan sesuatu yang baru.. 

Untuk hal ini, The Curious Case bisa dibandingkan dengan Big Fish dan Forrest Gump (terutama Big Fish). Secara personal, saya lebih suka Big Fish.. Perpindahan dari flashback kehidupan tokoh utama ke situasi saat ini - nya lebih bagus. Bagian akhir filmnya juga lebih menarik, bahwa ternyata sang ayah ternyata cuma melebih-lebihkan, bukan pembohong.. Di The Curious Case, sayangnya lebih flat. Interaksi anak dan ibunya cuma diperlihatkan lewat adegan di rumah sakit, sesuatu yang cukup standar. 

Yaa... Sekali lagi itu cuma pendapat saya, orang yang kecewa karena ekspektasinya berlebihan... Kenyataannya, film ini film yang bagus, meski buat saya bukan yang terbagus...