ni postingan sebenernya sudah lama dibikin. Mungkin beberapa bulan lalu. Tapi berhubung koneksi internet di rumah sinyalnya agak putus2 (maklum 30 ribuan sebulan), jadinya postingan ini terbengkalai... So, here it is..
Sudah dua minggu terakhir ini saya naik Trans Jogja..
Bukan cuma karena kebetulan saya habis pergi terus sekalian didrop di kampus, ato saya males bawa motor (yaa... sebenernya lg males juga bawa motor), tapi dalih bijaksana saya adalah 'SUKSESKAN PUBLIC TRANSPORTATION DI INDONESIA'...
Bayangan utopis saya, kelak Indonesia bisa punya sistem jaringan public transportation seperti di Singapura. Bayangkan, misalnya saja kalau saya mau ke malioboro mall, jalur perjalanan saya bisa diandaikan seperti ini:
jalan dari rumah ke depan kompleks; naik bus (yang nyaman dan bersih, gak perlu ber AC) sampai halte MRT terdekat di sekitaran Jalan Solo; naik MRT sampai malioboro (yang idealnya dijadikan pedestrian total)..
Nggak sampai disitu saja, di sepanjang jalan (esp jalan utama), pedestriannya lebar-lebar dilengkapi dengan pohon-pohon perindang , dan disediakan juga street furniture, entah bangku beton, tempat sampah, dll.
Weeewww... berasa seperti hidup di Jepang atau Singapore... Dijamin berjalan jadi salah satu hobi saya...
Tapi kalau lihat keadaan sekarang, kelihatannya transportasi di Indonesia masih sekedar 'yang penting kita punya', tapi belum diuji kelayakan aplikasinya. Misalnya busway, yang banyak dipuji dan dicaci. Ternyata konon sistem busway ini dicontek mentah-mentah dari negara Latin (kyknya Kolombia), yang jalan rayanya saja punya 6... bener.. 6 jalur. Pantes aja bisa bikin jalur tersendiri buat bus...
Belum lagi monorail yang potensial bikin macet jalanan di bawahnya... Hmm.. Kenapa belum ada yang kepikiran buat bikin jalur bawah tanah ya?? Kemungkinan luasan jalan yang bukannya didapat lebih besar daripada bikin jembatan layang?
Menanggapi ribetnya masalah transportasi di Indonesia, dosen saya pernah berkomentar,
"Kalau saya jadi presiden, selama 5 tahun saya akan larang semua pembelian kendaraan bermotor. Tapi selama 5 tahun itu public transportation akan saya benahi.."
Mungkin ide beliau ini sangat menarik, masuk akal, lugas dan sangat idealis. Tapi tetap saja pikiran pertama saya waktu dengar kalimat itu adalah
'Kalau bapak jadi presiden, saya pindah ke luar negeri aja dehh....'